*Profil Kelompok*
Rabu, 21 Desember 2011

Biodata Rina Junianti
Nama Lengkap : Rina Junianti
Nama Panggilan : Rina
Tmpt tgl Lahir : Pinrang 12 juni 1995
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : islam
Alamat : jl.Baronang
Status : Pelajar
Anak Ke : 1(Pertama)
SEKOLAH.
Nama Sekolah : SMK NEG. 1 PINRANG
Alamat : jl. Langnga
NAMA ORANG TUA.
Nama Ayah : Bandung
Nama ibu : Daria
PEKERJAAN ORANG TUA.
Ayah : Wiraswasta
Ibu : URT
NAMA SAUDARA.
Nama Adik : Rangga Saputra
Hobby : Dengar Musik
Cita-cita : Polwan

Biodata Khairunnisa
Nama Lengkap : Khairunnisa.Abdullah
Nama Panggilan : icha
Tmpt tgl Lahir : Pinrang 02 januari 1995
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : islam
Alamat : jl.Pettana Rajeng
Status : Pelajar
Anak Ke : 3 (tiga)
SEKOLAH.
Nama Sekolah : SMK NEG. 1 PINRANG
Alamat : jl. Langnga
NAMA ORANG TUA.
Nama Ayah : Drs.H. Abdullah Botma M.Ag
Nama ibu : Dra. Hanisah L S.pd I.
PEKERJAAN ORANG TUA.
Ayah : PNS (Guru)
Ibu : PNS (Guru)
NAMA SAUDARA.
Nama Kakak : - Abdurrahman.Wahid.A
- Muh. Amin Nur.A
Nama Nenek : Zaenab B.A
Hobby : -Dengar Musik
- Bulu Tangkis
- Main Games
Cita-cita : Dokter dan Pengusaha
Keinginan : ingin membahagiakan kedua orang tua
Minat : ingin menjadi orang yang sukses
Prinsip : Lebih baik tangan diatas daripada tangan dibawah
Artinya lebih baik memberi daripada menerima
Makanan Faforit : Nasi goreng,Mie goreng,dan,bakso.
Minuman Faforit : Teh gelas,cocacola,dan,milo.
*Sejarah Berdirinya Kabupaten Pinrang*
*Asal mula nama Pinrang
Ada beberapa versi mengenai asal muasal pemberian nama Pinrang yang berkembang di masyarakat Pinrang sendiri.
Versi yang pertama menyebut bahwa Pinrang berasal dari bahasa bugis yaitu kata "benrang" yang berarti "air genangan" bisa juga berarti "rawa-rawa". Hal ini disebabkan oleh karena pada awal pembukaan daerah Pinrang yang tepatnya saat ini di pusat kota kabupaten Pinrang masih berupa daerah rendah yang sering tergenang dan berawa.
Versi kedua menyebutkan bahwa hal ini disebabkan oleh karena suatu ketika Raja Sawitto yang bernama La Dorommeng La Paleteange, bebas dari pengasingan dari kerajaan Gowa berkat bantuan Baso Panca Arung Enrekang dan dibantu Para Pasukan Pemberaninya dari Kampung Kaluppini Enrekang. Kedatangan tersebut disambut gembira oleh rakyatnya, namun mereka terheran-heran karena wajah sang raja berubah dan mereka berkata "Pinra bawangngi tappana puatta pole Gowa", yang artinya berubah saja mukanya Tuan Kita dari Gowa.
Maka setelah itu rakyat mulai menyebut daerah tersebut sebagai Pinra yang artinya berubah, dikemudian hari masyarakat setempat mengubah penyebutan tersebut menjadi Pinrang.
Sumber lain ini mengatakan pemukiman kota Pinrang yang dahulunya rawa-rawa yang selalu tergenang air membuat masyarakat senantiasa berpindah-pindah mencari wilayah pemukiman yang bebas genangan air, berpindah-pindah atau berubah-ubah pemukiman dalam bahasa Bugis disebut "PINRA-PINRA ONROANG". Setelah masyarakat menemukan tempat pemukiman yang baik, maka tempat tersebut diberi nama: PINRA-PINRA.
Dari kedua sejarah yang berbeda itu lahirlah istilah yang sama, yaitu "PINRA", kemudian kata itu dalam perkembangannya dipengaruhi oleh intonasi dan dialek bahasa Bugis sehingga menjadi Pinrang yang sekarang ini diabadikan menjadi nama dari Kabupaten Pinrang.
Masa penjajahan
Seorang guru dan dua gadis ningrat dari Basseang, kecamatan Lembang Pinrang (tahun 1935)
Cikal bakal Kabupaten Pinrang berasal dari Onder Afdeling Pinrang yang berada di bawah afdeling Pare-Pare, yang merupakan gabungan empat kerajaan yang kemudian menjadi self bestuur atau swapraja, yaitu KASSA, BATULAPPA, SAWITTO dan SUPPA yang sebelumnya adalah anggota konfederasi kerajaan Massenrengpulu (Kassa dan Batulappa) dan Ajatappareng (Suppa dan Sawitto). Hal ini merupakan bagian dari adu domba kolonial untuk memecah persatuan di Sulawesi Selatan.
Pemilihan nama Pinrang sebagai nama wilayah dikarenakan daerah Pinrang merupakan tempat berkumpulnya keempat raja tadi dan sekaligus tempat berdirinya kantoor onder afdelingeen (kantor residen). Selanjutnya Onder Afdeling Pinrang pada zaman pendudukan Jepang menjadi Bunken Kanrikan Pinrang dan pada zaman kemerdekaan akhirnya menjadi Kabupaten Pinrang.
Sebagaimana diketahui bahwa ketika Jepang masuk di pinrang sekitar tahun 1943, sistem pemerintahan warisan kolonial dengan struktur lengkap yang terdiri dari 4 (empat) swapraja, masing-masing Swapraja Sawitto, Swapraja Batu Lappa, Swapraja Kassa dan Swapraja Suppa. Ketika Pinrang menjadi Onder Afdeling di bawah afdeling Parepare, sementara afdeling Parepare adalah salah satu dari tujuh afdeling yang ada di provinsi Sulawesi.
Masa kemerdekaan
Dengan ditetapkannya PP Nomor 34/1952 tentang perubahan daerah Sulawesi Selatan, pembagian wilayahnya menjadi daerah swatantra. Pertimbangan diundangkannya PP tersebut adalah untuk memenuhi keinginan rakyat dan untuk memperbaiki susunan dan penyelenggaraan pemerintahan.
Daerah swantantra yang dibentuk adalah sama dengan wilayah afdeling yang ditetapkan dalam keputusan Gubernur Timur besar (GROTE GOSTE) tanggal 24 juni 1940 nomor 21, kemudian diubah oleh Keputusan Gubernur Sulawesi nomor 618/1951.
Perubahan adalah kata afdeling menjadi daerah swatantra dan Onder Afdelingmenjadi kewedaan. Dengan perubahan tersebut maka Onder Afdeling Pinrang berubah menjadi kewedanaan Pinrang yang membawahi empat swapraja dan beberapa distrik. Dengan status demikian inilah pemerintahan senantiasa mengalami pasang surut di tengah-tengah pasang surutnya keadaan pemerintahan.
Upaya memperbaiki struktur dan penyelenggaraan pemerintahan di satu sisi, di samping memenuhi kebahagiaan dan keinginan rakyat. Maka, pada tahun 1959 keluarlah undang-undang nomor 29/1959 yang berlaku pada tanggal 4 juli 1959 tentang pembentukan daerah-daerah tingkat II di Sulawesi yang praktis, termasuk membentuk Daerah Tingkat II Pinrang.
Pada tanggal 28 januari 1960 keluar surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: UP-7/3/5-392 yang menunjuk H.A. MAKKOELAOE menjadi Kepala Daerah Tingkat II Pinrang, karena pada saat itu unsur atau organ sebagai perangkat daerah otonomi telah terpenuhi.
Hal ini kemudian dikaji melalui suatu simposium yang dilakukan oleh kelompok pemuda, khususnya KPMP Kabupaten Pinrang dan diteruskan kepada DPRD untuk dituangkan ke dalam suatu PERDA tersendiri.
Bupati Pinrang
berikut daftar tokoh yang pernah menduduki jabatan sebagai Bupati Pinrang: -I H.A. MAKKOELAOE 19-2-1960 s/d 11- 5-1964; -II H.A. GAZALING 11-5-1964 s/d 15- 7-1965; -III H.A. DEWANG 15-7-1965 s/d 24-12-1968; -IV Drs. H.M. DAUD NOMPO 4-12-1968 s/d 20- 8-1969; -V H.A. PATONANGI 20-8-1969 s/d 28- 8-1980; -VI RAFIUDDIN HAMMARUNG,SH. 05-9-1980 s/d 05- 8-1981; -VII Drs. NATSIR ISA 05-8-1981 s/d 21-12-1982; -VII H. MUSA GANI 21-12-1982 s/d 17-9-1986; -IX H.ZAINAL BASRI PALAGUNA 23-9-1986 s/d 22-11-1986; -X U.S. ANWAR 22-11-1986 s/d 22-11-1991; -XI H.A. FIRDAUS AMIRULLAH 22-11-1991 s/d 1998; -XII Drs. H.A. MASNAWI A.S. 1998 s/d 1999; -XIII Drs. H.A. Nawir, MP 1999-2009 (dua periode); -XIV H.A. Aslam Patonangi,SH,M.Si 2009-Hingga Sekarang.
Rabu, 14 Desember 2011
*Pengenalan Adobe Premiere Pro*

Adobe Premiere Pro dibuat oleh Adobe System Inc, yang merupakan versi pembaharuan dari beberapa versi Adobe Premiere terdahulu. Adobe Premiere Pro mulai di luncurkan ke pasaran pada bulan Agustus tahun 2003. Mulai versi 6.0 Adobe Premiere dapat digunakan untuk mengedit file video dengan format DV. Adobe Premiere telah menjadi program standar bagi para profesional dalam bidang digital video.
Fitur Baru Adobe Premiere Pro
Pada versi baru ini Adobe Premiere Pro hadir dengan tampilan baru, tetapi lebih simple dari para pendahulunya. Penamaan efek video serta transisinya sedikit mengalami perubahan sehingga membutuhkan waktu bagi para pengguna versi lama (6.0 dan 6.5) untuk menyesuaikan diri dalam tampilan yang baru ini. Beberapa fasilitas baru yang ada dalam Adobe Premiere Pro adalah :
• Real Time Rendering, dengan fasilitas ini memungkinkan melihat hasil transisi tanpa melalui proses render.
• Adobe Product Integration, yaitu kita dapat menggunakan berbagai produk Adobe (Adobe Photoshop, Adobe After Effects, Adobe Encore DVD dan Adobe Audition) untuk bekerja sama dengan Adobe Premiere Pro.
• Audio Mixer, pada versi ini Adobe telah memperbarui fasilitas audio mixernya, yang mendukung track‐based effects, submix tracks, mendukung proses perekaman voiceover langsung (dubbing), fasilitas panning untuk sorround dan stereo dan VST filter.
• Color Correction, Adobe Premiere Pro mulai versi ini melengkapi dirinya dengan fasilitas eksklusif ini. Fasilitas ini biasanya terdapat pada software editing standar broadcast (high‐end). Dengan adanya fasilitas ini kita dapat dengan mudah mengkoreksi warna clip video kita sesuai dengan keinginan.
• Motion Path, pada versi yang baru ini Adobe Premiere Pro menerapkan prinsip keyframing untuk animasi perpindahan posisi pada klip‐klip nya.
• Visual Effect yang dilengkapi dengan keyframe, sehingga dapat dianimasikan dengan mudah.
• Fasilitas export dalam berbagai format, Adobe Premiere Pro menyediakan fasilitas ekspor kedalam berbagai format media seperti MPEG‐1, MPEG‐2, Microsoft DV, AVI dalam berbagai kompresi, Windows Media 9 Series dan Real Media 9.
Kebutuhan Komputer untuk Menjalankan Adobe Premiere Pro
PC (Personal Computer) digunakan untuk mengolah file video baik proses capture maupun editing menggunakan software Adobe Premiere Pro. PC yang akan digunakan minimal harus memiliki spesifikasi sebagai berikut :
• Processor Intel® Pentium® III – 800 Mhz
• RAM 256 Mb
• Harddisk berkecepatan 7200 rpm dengan kapasitas besar (space kosong minimal 20 Gb)
• VGA Card 32 Mb (resolusi monitor 1024x768 pixel)
• Sound Card yang mendukung DirectX
• CD‐ROM/RW dan DVD‐ROM/RW untuk menulis dalam format VCD maupun DVD
• DV Capture Card/IEEE 1394 Card
• Sistem Operasi Windows XP Home/Pro Edition
Untuk menggunakan Adobe Premiere Pro maka harus menggunakan Microsoft Windows XP sebagai sistem operasinya. Hal ini dikarenakan Adobe Premiere Pro hanya dapat berjalan pada sistem operasi tersebut. Lain dengan Adobe Premiere versi 6.5 yang masih dapat berjalan pada sistem operasi Windows 98SE dan Windows2000.
*Desain Halaman WEB Dengan Dreamweaver 8.0
Untuk dapat mengikuti langkah-langkah ini, diharapkan Anda menggunakan Macromedia Dreamwever versi 8.
Jika Anda menggunakan versi di atasnya, misalnya Adobe Dreamweaver CS 3, CS 4 dan CS 5 Anda harus
menyesuaiakan dengan tools-nya.
Di sebelah kiri terdapat menumenu
yang di-link-kan dengan halaman web dengan bentuk yang sama, namun kontennya berbeda.
Disebelah kanan terdapat menu SEARCHING dan di bawahnya merupakan konten dari setiap menu.
Bagian bawah merupakan FOOTER, biasanya berisi copyright.
Berikut langkah-langkahnya.
1. Di Photoshop buat header dengan ukuran 745 x 150 px. Header yang dibuat memuat: Judul,
Jenis, Slogan, Logo perusahaan. Simpan dengan nama header.jpg
2. Pilih HTML setelah Anda mengeklik menu Dreamwever 8.
3. Tambahkan title halaman web, sesuai slogan perusahaan Anda dan simpan file Anda dengan
nama: index.html
4. Pilih align: center pada bagian Properties yang terdapat di bawah stage.
5. Insert Table (Ctrl+Alt+T), dan isikan sesuai dengan gambar berikut. Setelah itu klik OK.
6. Insert Table (Ctrl+Alt+T), dan isikan sesuai dengan gambar berikut. Setelah itu klik OK.
7. Letakkan kursor pada baris pertama. Tekan Insert Image (Ctrl+Alt+I). Setelah itu masukkan
file header Anda. Klik OK jika sudah selesai.
8. Letakkan kursor Anda pada baris kedua. Insert Table dan isikan sesuai dengan data berikut.
9. Atur sedemikian rupa sehingga kolom pertama memiliki width 24%.
10. Letakkan kursor pada baris kedua kolom kedua. InsertTable dan atur seperti gambar berikut.
11. Letakkan kursor pada kolom ketiga, pilih align: right, kemudian pilih submenu Form. Tambahkan
12. Atur pada kotak dialog Input Tag Accesbility Attributes. Setelah itu klik OK.
13. Posisikan kursor di kolom sebelah kiri. Tambahkan Button dan atur seperti gambar berikut. Klik
OK jika sudah selesai
14. Ganti Button name: Cari dan Value: Cari pada bagian Properties di bawah stage.
15. Pada baris kedua kolom pertama, ketikkan teks: Menu dengan alignment: Center; beri warna
teks: #FFFFFF dan background warna: #999999. Atur denan font: Arial dan size: 12.
16. Atur juga pada baris kedua sesuai dengan langkah 15. Berikut ini tampilan pada baris kedua.
17. Letakkan kursor pada baris ketiga. Insert Table dan aturlah seperti gambar berikut.
18. Buatlah kolom pertama dengan lebar 24%.
19. Letakkan kursor Anda pada baris ketiga kolom pertama. Insert Table dan aturlah seperti
gambar berikut.
20. Buatlah lebar kolom pertama secara proporsional, seperti gambar berikut. Atur align: center
pada kolom pertama.
21. Buat file di Photoshop dengan ukuran: 8 x 8 px dan berilah warna: #99999. Simpan file tersebut
dengan nama: dot.jpg. Insert Image, masukkan file dot.jpg pada kolom pertama baris 1
sampai dengan baris 9. Selanjutnya ketikkan menu-menu pada kolom kedua dan atur dengan
font: Arial, size: 12.
22. Pada baris ketiga kolom kedua isikan konten seperti berikut. Jangan lupa untuk mengatur Vert:
Top.
23. Pada baris ketiga isikan dengan konten seperti berikut.
Copyright ©Istiyanto Company Created by Istiyanto
Best View at 1024 x 768 px
24. Buatlah sesuai dengan kreasi Anda, warna dan fontasinya.
25. Simpan file Anda dan tekan F12 atau pilih submenu: Preview in Firefox 3.5, sesuai dengan
browser yang Anda gunakan.
26. Tampilan di browser.
27. Selanjutnya Anda buat link pada menu pilihan. Blok teks yang ingin Anda beri link dan ketikkan
sesuai dengan nama menu, misalnya: Home index.html; Profil profil.html dan seterusnya.
28. Save As file Anda sebanyak 8 kali dengan nama: profil.html; produk.html, bukutamu.html dan
seterusnya sesuai dengan daftar menu di atas, sehingga saat ini Anda memiliki 9 file dengan
desain yang sama. Buka kembali file-file yang telah Anda buat dan gantilah kontennya yang
terdapat pada baris ketiga kolom kedua.
29. Tekan F12 untuk preview hasil halaman web yang telah Anda buat.
Selamat Berkreasi !!!
Selasa, 13 Desember 2011
*Konsep Jaringan Komputer
Konsep Jaringan Komputer Computer Network atau jaringan komputer merupakan sekumpulan komputer yang dihubungkan melalui media fisik dan software yang memfasilitasi komunikasi antara komputer-komputer tersebut. Media fisik ini bisa berupa kabel atau udara yang menjadi media bagi komunikasi elektromagnetik.
Masing-masing komputer terhubung melalui media fisik dengan menggunakan kartu jaringan (Network Interface Card = NIC). Segala proses transmisi melalu media fisik akan melalui NIC tersebut. Bila jaringan komputer cukup banyak yang menempati suatu area lokal, maka jaringan ini dinamakan jaringan komputer lokal (Local Area Network = LAN). Mengapa dibutuhkan jaringan komputer ? Organisasi menggunakan jaringan komputer untuk melakukan sharing resource dan untuk komunikasi online antar komputer atau orang.
Printer dan peripheral lain Sebelum ada jaringan, setiap orang harus memasang printer pada komputer masing-masing. Disini satu-satunya cara untuk men-share printer adalah berada/duduk pada komputer yang memiliki printer. Setelah adanya jaringan, maka dimungkinkan beberapa orang men-share dan mengakses data secara bersamaan. Apabila beberapa orang membutuhkan printer, maka mereka dapat menggunakan printer yang tersedia pada jaringan.
Aplikasi ini berfungsi : Memberikan interface bagi user untuk melakukan tugas Format request data ke bentuk yang dapat dimengerti oleh server Menampilkan hasil yang diminta pada layar. Server Jaringan client atau server, server khusus digunakan untuk pemrosesan, penyimpanan dan manajemen data. Server bertugas menerima request dari client, mengolahnya dan mengirimkan kembali hasilnya ke client.
Untuk itu server membutuhkan komputer khusus dengan spesifikasi hardware yang jauh lebih baik dibandingkan hardware untuk client karene komputer harus mampu melayani: Request secara simultan dalam jumlah besar Aktivitas manajemen jaringan Menjamin keamanan pada resource jaringan.
Media Transmisi Selain NIC media fisik yang digunakan dalam jaringan adalah kabel, dimana kabel ini digunakan sebagai media transmisi. Media transmisi disini dapat berupa : Twisted Pair Kabel Coaxial Serat Optik ( LOCAL AREA NETWORK ( Pendahuluan : Salah satu segmen industri komunikasi yang tumbuh dengan pesat sejak tahun 1989-an adalah Jaringan Komputer Lokal (LAN = Local Area Network).
Adapun sifat-sifat tersebut adalah: Fleksibilitas (Keluwesan) Ada berbagai peralatan hardware yang dapat dipasang pada jaringan komputer lokal. Ada banyak jenis aplikasi software yang juga dapat ditempatkan pada file server pada LAN. LAN dapat menjalankan aplikasi dengan pemrosesan yang berbeda dan mempunyai kemampuan transfer data. Sebagai contoh, beberapa pemakai sedang mentransfer file teks ke jaringan. Pada waktu yang sama pemakai lain dapat memakai fasilitas yang lain pada LAN tersebut.
Kecepatan LAN dapat mempunyai transfer data berkecapatan tinggi. Kecepatan dibutuhkan karena harus ada jumlah byte yang banyak yang harus dimuatkan ketika workstation memerlukan aplikasi software. Reliabilitas (Keandalan) LAN harus bekerja secara terus menerusdan konsisten. LAN dapat dikatakan andal jika semua workstationnya mempunyai akses ke jaringan menurut hak-hak yang telah ditetapkan oleh administrator jaringan.
Server adalah komputer pada LAN yang dapat diakses oleh semua pemakai dalam jaringan. Interface Transparansi Dengan memiliki interface transparansi diharapkan bahwa akses jaringan untuk pemakai tidak akan lebih rumit daripada mengakses fasilitas yang sama dengan menggunakan interface yang berbeda. Adaptability (Kemampuan menyesuaikan diri) Rancangan LAN yang baik mempunyai kemampuan mengakomodasi berbagai macam hardware dan dapat dengan mudah mengkonfigurasi ulang tanpa mengganggu pemakai.
LAN harus meminimalkan intervensi operator dan harus mempunyai beberapa peralatan pengelolaan yang memberikan rangkuman operasi jaringan kepada operator jaringan. Kepemilikan Pribadi Media hardware, software dan pembawa data biasanya dimiliki oleh perusahaan atau jawatan yang membeli LAN.
Ketiga kategori utama tersebut adalah : Server Sistem komunikasi LAN Workstation Topologi Jaringan : Sebuah LAN dapat diimplementasikan dengan berbagai macam topologi, adapun topologi tersebut adalah : Topologi Bus Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa berkomunikasi satu sama lainnya. Topologi Ring Topologi ring merupakan sebuah alternatif yang juga bisa diimplementasikan pada sebuah jaringan komputer.
Topologi Star Topologi star dirancang untuk mengatasi masalah kepadatan jalur komunikasi. Metode operasinya mirip dengan metode operasi topologi bus. Pada bagian pusat dari topologi ini terdapat sebuah “Hub/Switch”. Protokol LAN : LAN mempunyai berbagai macam konfigurasi. Tanpa memandang konfigurasi LAN, tiap pesan yang ditransmisikan mempunyai alamat tujuan. Hardware yang membentuk jaringan harus dikontrol oleh protokol sehingga semua workstation pada sistem dapat saling berkomunikasi.
Protokol terdiri atas seperangkat peraturan yang digunakan oleh komputer untuk saling berkomunikasi. Ia harus digunakan dengan hardware LAN dan sistem operasi jaringan.
*Resep Makanan*
*Karasa Kue Khas Pinrang
Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang kue khas Pinrang yang disebut karasa'. Kue ini terbuat dari tepung beras dan gula merah (gula aren).
Dalam proses pembuatannya dibutuhkan konsentrasi dan kesabaran tingkat tinggi. Karena gula yang cair diteteskan sedikit demi sedikit sampai terbentuk kue karasa' tersebut.
Kue ini memiliki rasa yang sangat enak dan manis. Bila anda ke Pinrang tidak lengkap rasanya bila belum mencoba kue ini.
Kue ini banyak dijual di Pasar dengan harga yang sangat terjangkau.Anda hanya merogoh kocek Rp. 10.000 maka anda bisa membawa pulang kue tersebut untuk ole-ole buat keluarga. Selamat Mencoba.
*Songkolo Pulu Bolong Makanan Khas Pinrang
Mungkin teman-teman belum pernah mencicipi songkolo plus cuwiwi? Songkolo adalah jenis makanan yang dimasak dari beras ketan. Yang paling enak adalah dari beras ketan hitam atau bahasa bugisnya pulu' bolong.
Setelah masak ditaburi kelapa diatasnya yang telah dicampur sedikit garam. Rasanya sangat khas dan terlalu sayang untuk dilewatkan jika anda berkunjung di Pinrang. Untuk lauknya biasa dicampur engan cuwiwi.
Cuwiwi adalah unggas (belibis) yang digoreng dan diberi bumbu sedikit pedas sehingga setelah makan songkolo dan cuwiwi dijamin akan mengeluarkan keringat. Namun karena burung belibis semakin langka keberadaannya maka sebahagian besar warga masyarakat di kabupaten Pinrang mengganti burung belibis dengan unggas jenis yang lain seperti itik atau bebek.
Nah jika anda ingin mencoba segera datang di Pinrang, kota yang terletak kurang lebih 180 km dari Makassar.
*Nasu Palekko Itik
Bebek Cincang Bumbu Pedas...
Nasu Palakko’, masakan khas bugis, kususnya di daerah Sidrap dan Pinrang, Sulawesi Selatan. Penggemar bebek pasti akan menyukai masakan ini. Daging bebeknya empuk, tidak amis dan kaya bumbu. Yang istimewa lagi dari bebek ini adalah, rasanya yang luar biasa pedas... membakar mulut !!!
Bebek yang dimasak bumbu pedas ini, dipotong kecil-kecil, isinya terdiri dari leher, kepala dan jeroan bebek. Kaya bumbu khas bugis, super pedas, lebih pedas dari bebek goreng yang ada di Bukan Bebek Biasa.
Makan Bebek ini kepala rasanya berasap, keringat bercucuran dan mata memerah. Sebagai penawar pedas, siapkan Pisang Belanda yang manis meresap.
Bagi penggemar masakan pedas, masakan bebek ini tantangan baru. Berani coba?!! pusing ditanggung lenyap...
BAHAN
1 ekor itik, dicincang sebesar dadu (bagusnya itik muda).
1 sendok makan merica bubuk (sesuai selera)
1 genggam cabe rawit (sesuai selera) ditumbuk hingga halus
3 Lembar daun salam kering
1,5 liter air bersih
Garam, vetsin secukupnya (sesuai selera).
Bawang merah, bawang putih secukupnya
Paccukka (bagusnya gunakan asam jawa)
Cara Membuat
Cincang itik atau potong kecil-kecil, sedangan kulit nya jangan dibuang karena bisa ditumis dan kulitnya itu bisa mengeluarkan minyak yang bisa dipakai untuk menumis bumbunya. baiknya kulit ini setelah digoreng dengan menggunakan lemaknya sendiri ditiriskan,kemudian sisa minyaknya dipakai untuk bumbu.
Bumbu seperti bawang merah, merica, garam, cabai merah dihaluskan,, sebenarnya lebih enak tak pakai bawang putih sebab menimbulkan bau yang kurang enak..tapi jika mau bisa juga dimasukkan kedalamnya.
Asam jawa di hancurkan dengan sedikti air, kemudian itik di campur dengannya. asam ini berfungsi sebagai penghilang bau amis juga sebagai pemberi rasa asam pada itik...
·
Tumis bumbu sebentar dengan minyak dari lemak yang dihasilkan kulit itik, kemudian masukkan itik yang telah bercampur dengan cuka didalamnya.
Tambahkan air, aduk sampai rata, jangan lupa tambahkan cabe, tambahkan lagi, tambahkan lagi dan tambahkan lagi, makin pedas makin mantap (sesuai dengan selera)
Masak hingga bumbunya meresap dan mengering. Tiriskan dan hidangkan dengan nasi panas.
*Wisata Kuliner Sop Konro
Masakan khas daerah yang disajikan berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak/dibakar dengan bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih, garam, vitsin yang sudah dihaluskan. Sop Konro pada umumnya disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal.
Nikmati makanan ini disekitar Karebosi dan jalan Ratulangi
Bahan:
1 kg iga sapi, potong-potong
2 ltr air
2 cm kayu manis
3 butir cengkeh
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2000 ml air
3 sdm minyak goreng untuk menumis
½ sdm garam
5 butir bawang merah, iris tipis
2 sdm air asam jawa
Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt merica bulat
½ sdt pala
2-3 buah lkuwek, ambil dagingnya
50 gr kacang merah direbus matang
1¼ sdm garam.
Cara membuat:
1. Rebus iga, kayumanis, cengkeh, daun salam, lengkuas, garam dan air asam jawa.
2. Tumis bumbu halus dan bawang merah iris hingga harum.
3. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan iga dan masak sampai bumbu meresap dan iga matang.
4. Sajikan panas dengan sambal dan air jeruk nipis.
Langganan:
Komentar (Atom)






