*Resep Makanan*
*Karasa Kue Khas Pinrang
Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang kue khas Pinrang yang disebut karasa'. Kue ini terbuat dari tepung beras dan gula merah (gula aren).
Dalam proses pembuatannya dibutuhkan konsentrasi dan kesabaran tingkat tinggi. Karena gula yang cair diteteskan sedikit demi sedikit sampai terbentuk kue karasa' tersebut.
Kue ini memiliki rasa yang sangat enak dan manis. Bila anda ke Pinrang tidak lengkap rasanya bila belum mencoba kue ini.
Kue ini banyak dijual di Pasar dengan harga yang sangat terjangkau.Anda hanya merogoh kocek Rp. 10.000 maka anda bisa membawa pulang kue tersebut untuk ole-ole buat keluarga. Selamat Mencoba.
*Songkolo Pulu Bolong Makanan Khas Pinrang
Mungkin teman-teman belum pernah mencicipi songkolo plus cuwiwi? Songkolo adalah jenis makanan yang dimasak dari beras ketan. Yang paling enak adalah dari beras ketan hitam atau bahasa bugisnya pulu' bolong.
Setelah masak ditaburi kelapa diatasnya yang telah dicampur sedikit garam. Rasanya sangat khas dan terlalu sayang untuk dilewatkan jika anda berkunjung di Pinrang. Untuk lauknya biasa dicampur engan cuwiwi.
Cuwiwi adalah unggas (belibis) yang digoreng dan diberi bumbu sedikit pedas sehingga setelah makan songkolo dan cuwiwi dijamin akan mengeluarkan keringat. Namun karena burung belibis semakin langka keberadaannya maka sebahagian besar warga masyarakat di kabupaten Pinrang mengganti burung belibis dengan unggas jenis yang lain seperti itik atau bebek.
Nah jika anda ingin mencoba segera datang di Pinrang, kota yang terletak kurang lebih 180 km dari Makassar.
*Nasu Palekko Itik
Bebek Cincang Bumbu Pedas...
Nasu Palakko’, masakan khas bugis, kususnya di daerah Sidrap dan Pinrang, Sulawesi Selatan. Penggemar bebek pasti akan menyukai masakan ini. Daging bebeknya empuk, tidak amis dan kaya bumbu. Yang istimewa lagi dari bebek ini adalah, rasanya yang luar biasa pedas... membakar mulut !!!
Bebek yang dimasak bumbu pedas ini, dipotong kecil-kecil, isinya terdiri dari leher, kepala dan jeroan bebek. Kaya bumbu khas bugis, super pedas, lebih pedas dari bebek goreng yang ada di Bukan Bebek Biasa.
Makan Bebek ini kepala rasanya berasap, keringat bercucuran dan mata memerah. Sebagai penawar pedas, siapkan Pisang Belanda yang manis meresap.
Bagi penggemar masakan pedas, masakan bebek ini tantangan baru. Berani coba?!! pusing ditanggung lenyap...
BAHAN
1 ekor itik, dicincang sebesar dadu (bagusnya itik muda).
1 sendok makan merica bubuk (sesuai selera)
1 genggam cabe rawit (sesuai selera) ditumbuk hingga halus
3 Lembar daun salam kering
1,5 liter air bersih
Garam, vetsin secukupnya (sesuai selera).
Bawang merah, bawang putih secukupnya
Paccukka (bagusnya gunakan asam jawa)
Cara Membuat
Cincang itik atau potong kecil-kecil, sedangan kulit nya jangan dibuang karena bisa ditumis dan kulitnya itu bisa mengeluarkan minyak yang bisa dipakai untuk menumis bumbunya. baiknya kulit ini setelah digoreng dengan menggunakan lemaknya sendiri ditiriskan,kemudian sisa minyaknya dipakai untuk bumbu.
Bumbu seperti bawang merah, merica, garam, cabai merah dihaluskan,, sebenarnya lebih enak tak pakai bawang putih sebab menimbulkan bau yang kurang enak..tapi jika mau bisa juga dimasukkan kedalamnya.
Asam jawa di hancurkan dengan sedikti air, kemudian itik di campur dengannya. asam ini berfungsi sebagai penghilang bau amis juga sebagai pemberi rasa asam pada itik...
·
Tumis bumbu sebentar dengan minyak dari lemak yang dihasilkan kulit itik, kemudian masukkan itik yang telah bercampur dengan cuka didalamnya.
Tambahkan air, aduk sampai rata, jangan lupa tambahkan cabe, tambahkan lagi, tambahkan lagi dan tambahkan lagi, makin pedas makin mantap (sesuai dengan selera)
Masak hingga bumbunya meresap dan mengering. Tiriskan dan hidangkan dengan nasi panas.
*Wisata Kuliner Sop Konro
Masakan khas daerah yang disajikan berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak/dibakar dengan bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih, garam, vitsin yang sudah dihaluskan. Sop Konro pada umumnya disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal.
Nikmati makanan ini disekitar Karebosi dan jalan Ratulangi
Bahan:
1 kg iga sapi, potong-potong
2 ltr air
2 cm kayu manis
3 butir cengkeh
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2000 ml air
3 sdm minyak goreng untuk menumis
½ sdm garam
5 butir bawang merah, iris tipis
2 sdm air asam jawa
Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt merica bulat
½ sdt pala
2-3 buah lkuwek, ambil dagingnya
50 gr kacang merah direbus matang
1¼ sdm garam.
Cara membuat:
1. Rebus iga, kayumanis, cengkeh, daun salam, lengkuas, garam dan air asam jawa.
2. Tumis bumbu halus dan bawang merah iris hingga harum.
3. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan iga dan masak sampai bumbu meresap dan iga matang.
4. Sajikan panas dengan sambal dan air jeruk nipis.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar